Over 40 Years of Teaching
Menguatkan Budaya Riset Guru: SMAIT Al Furqon Gelar Workshop PTK Bersama Wakil Dekan FITK UIN Raden Fatah Palembang
Oleh : Noralisma, S.Pd
Palembang – Dalam rangka memperkuat budaya akademik dan meningkatkan profesionalisme guru, SMAIT Al Furqon Palembang menyelenggarakan Workshop Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada tanggal 23–24 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber akademisi ternama, Amalia Hasanah, Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang.
Workshop ini menjadi bagian dari komitmen SMAIT Al Furqon dalam membangun ekosistem sekolah berbasis literasi dan riset. Seluruh guru mengikuti kegiatan dengan antusias, menyadari bahwa peran guru di era pendidikan abad ke-21 tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai peneliti dan inovator pembelajaran.
Dalam pemaparannya, Dr. Amalia Hasanah menegaskan bahwa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan instrumen strategis untuk memperbaiki kualitas pembelajaran secara sistematis dan berkelanjutan. Melalui PTK, guru dapat mengidentifikasi permasalahan nyata di kelas, merancang solusi berbasis data, serta mengevaluasi efektivitas tindakan yang dilakukan.
Beliau juga memberikan pendampingan teknis mulai dari perumusan masalah, penyusunan latar belakang, kajian teori, metodologi penelitian, hingga teknik analisis data dan penyusunan laporan ilmiah yang berpeluang dipublikasikan dalam jurnal pendidikan.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung interaktif dan aplikatif. Pada hari pertama, peserta dibekali pemahaman konseptual tentang PTK serta teknik mengidentifikasi masalah pembelajaran berbasis data. Hari kedua difokuskan pada praktik penyusunan proposal PTK (Bab I–III), termasuk pendampingan langsung dan sesi presentasi draft proposal.
Hasilnya, setiap guru berhasil menyusun rancangan penelitian yang siap untuk diimplementasikan di kelas masing-masing. Semangat kolaborasi dan diskusi ilmiah terasa kuat, mencerminkan transformasi budaya akademik di lingkungan sekolah.
Menuju Sekolah Berbasis Riset
Kepala SMAIT Al Furqon dalam sambutannya menegaskan bahwa workshop ini bukan kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis menuju sekolah berbasis riset. Target ke depan adalah setiap guru mampu menghasilkan minimal satu penelitian dalam satu tahun ajaran, serta mendorong publikasi karya ilmiah pada jurnal atau seminar pendidikan.
Kolaborasi dengan UIN Raden Fatah Palembang diharapkan terus berlanjut dalam bentuk pendampingan akademik, seminar, maupun penelitian kolaboratif antara sekolah dan perguruan tinggi.
Workshop PTK ini menjadi momentum penting dalam perjalanan SMAIT Al Furqon Palembang sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam karakter dan spiritualitas, tetapi juga kuat dalam tradisi akademik dan inovasi pembelajaran.
Dengan semangat menulis, meneliti, dan menginspirasi, guru-guru SMAIT Al Furqon terus bergerak menjadi pembangun peradaban melalui ruang kelas.




